Tips dan Cara mencegah dan menghilangkan karang gigi

Tips dan Cara mencegah dan menghilangkan karang gigi

Karang gigi, terkadang disebut kalkulus, adalah plak yang mengeras pada gigi Anda. Karang gigi juga dapat terbentuk di dan di bawah garis gusi dan dapat mengiritasi jaringan gusi.

Tartar memberi plak lebih banyak area permukaan untuk tumbuh dan permukaan yang lebih lengket untuk menempel, yang dapat menyebabkan kondisi yang lebih serius, seperti gigi berlubang dan penyakit gusi.

Karang gigi tidak hanya dapat mengancam kesehatan gigi dan gusi Anda. Karena karang gigi lebih berpori, sehingga mudah menyerap noda. Jadi jika Anda seorang peminum kopi atau teh, atau jika Anda merokok, sangat penting untuk mencegah penumpukan karang gigi.

 

Mengapa penting untuk mencegah penumpukan kalkulus gigi? 

Permukaan karang gigi yang kasar membuat plak sulit dihilangkan dengan sikat gigi dan benang gigi . Tartar tidak sedap dipandang - bisa berwarna kuning atau bahkan coklat karena noda menumpuk. Selain itu, karena menarik plak dan membuat pembersihan di rumah menjadi sulit, itu dapat menyebabkan kerusakan gigi, bau mulut  dan bentuk penyakit gusi yang serius.

6 CARA ALAMI MEMBERSIHKAN KARANG GIGI 

 

Ingin gigi putih dan bersih? Untuk itu, Anda harus rajin merawat kesehatan gigi agar bersih dari plak dan karang gigi.

Karang gigi yang disebut juga kalkulus gigi tidak boleh dianggap remeh, karena dapat menyebabkan kerusakan gigi dan nyeri gusi. Berikut adalah 6 cara alami untuk membersihkan karang gigi dan plak dari gigi Anda, Berikut cara nya:

 

1. Cuka putih

Cuka putih memiliki sifat antibakteri yang dapat menghentikan akumulasi plak dan membantu menghilangkan karang gigi. Kandungan asam asetat dalam cuka putih dapat melancarkan proses demineralisasi pada permukaan gigi. Oleh karena itu, dosis kecil sudah cukup dan bisa digunakan sebagai obat kumur.

Caranya adalah dengan mencampurkan dua sendok teh cuka putih, sendok teh garam, dengan setengah gelas air diaduk hingga rata. Setelah itu, gunakan untuk berkumur dua kali sehari untuk membersihkan mulut.

 

2. Biji wijen 

Biji wijen dapat berfungsi sebagai scrub gigi yang efektif. Bijinya, yang dikenal sebagai biji wijen, dapat menghilangkan plak dan karang gigi tanpa merusak email gigi. Kunyah segenggam biji wijen, lalu gosok gigi tanpa menggunakan pasta gigi, dengan biji yang masih tersimpan di mulut. Setelah lima menit, kumur dan buang bijinya dengan bersih dari mulut Anda.

 

3. Kulit jeruk

Untuk menghilangkan karang gigi, Anda bisa mengoleskan kulit jeruk pada permukaan gigi selama kurang lebih dua menit. Jeruk mengandung asam sitrat yang sering digunakan sebagai bahan pemutih pada pasta gigi. Ini adalah salah satu cara yang bisa Anda terapkan di rumah untuk membuat gigi Anda terlihat putih dan bersih.

 

4. Lidah buaya 

Meski rasanya pahit, lidah buaya bisa memutihkan gigi secara alami dan efektif menghilangkan karang gigi. Campurkan satu sendok teh gel lidah buaya, empat sendok teh gliserin, lima sendok makan soda kue, dan satu gelas air, lalu gosok gigi dengan campuran tersebut. Lakukan cara ini selama beberapa hari hingga gigi terlihat lebih putih dan bersih. Sekadar informasi, hindari lidah buaya jika Anda memiliki alergi terhadap bunga tulip, bawang merah, dan bawang putih.

 

5. Menyikat dengan soda kue 

Menyikat dengan baking soda adalah cara yang aman dan efektif untuk menghilangkan plak. Soda kue dapat menghilangkan plak tanpa merusak email gigi. Studi menunjukkan bahwa pasta gigi yang mengandung soda kue mungkin lebih efektif dalam mengurangi jumlah plak di mulut daripada pasta gigi tradisional, gunakan jangan terlalu banyak saat mengosok gigi.

Soda kue juga melindungi dari demineralisasi, yaitu proses kimia yang menghilangkan kalsium dari email gigi.

Karbohidrat dari makanan dapat secara drastis menurunkan tingkat pH di mulut, menciptakan lingkungan asam yang menyebabkan demineralisasi.

Para ilmuwan mengukur keasaman suatu zat menggunakan skala pH. Semakin rendah pH, ​​semakin asam zat tersebut. Batas bawah pH email berkisar antara 5,1 dan 5,5. Ketika pH turun di bawah kisaran ini, demineralisasi mulai terjadi.

Soda kue mengurangi demineralisasi karena memiliki pH tinggi, yang dapat membantu menyeimbangkan tingkat pH di dalam mulut dan mencegah hilangnya email.

Mulut adalah rumah bagi beragam ekosistem bakteri, beberapa di antaranya bermanfaat sementara yang lain bisa berbahaya. Streptococcus mutans , misalnya, adalah bakteri yang paling bertanggung jawab atas kerusakan gigi. Soda kue juga memiliki sifat antimikroba yang dapat mencegah kerusakan gigi.

 

6. Dengan Minyak Kelapa

  1. Tempatkan 1 sendok makan minyak kelapa hangat di mulut.
  2. Kumur minyak kelapa di sekitar mulut selama 5-10 menit.
  3. Keluarkan minyak kelapa ke tempat sampah atau handuk kertas.
  4. Seseorang harus menghindari meludahkan minyak kelapa ke wastafel, karena dapat menyumbat pipa.

Minyak efektif lainnya untuk menarik minyak meliputi:

  • minyak zaitun
  • minyak almond
  • minyak wijen

 

Pencegahan karang gigi dan plak

Seseorang dapat mencegah pembentukan plak dan karang gigi dengan menggunakan benang gigi. Cara terbaik untuk mencegah penumpukan plak dan karang gigi pada gigi adalah dengan flossing sekali sehari dan menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride.

Pemeriksaan gigi secara teratur dan pembersihan profesional juga dapat membantu mencegah dan mengobati masalah kesehatan mulut.

Dokter gigi memeriksa seluruh mulut, memeriksa tanda-tanda kerusakan gigi dan penyakit gusi. Mereka juga akan menghilangkan plak atau karang gigi di permukaan gigi dan di tempat yang sulit dijangkau. Dokter gigi juga dapat merawat gigi dengan fluoride untuk membantu mencegah kerusakan gigi.

Jika dokter gigi melihat adanya rongga atau tanda-tanda peradangan gusi, mereka akan merekomendasikan cara untuk mengurangi gejala dan mencegah kerusakan lebih lanjut. Mereka mungkin meresepkan obat kumur medis atau menyarankan untuk menyesuaikan rutinitas kebersihan mulut seseorang.

Perubahan pola makan juga dapat membantu mencegah penumpukan plak dan karang gigi. Mengurangi gula, pati, dan makanan asam dapat mengurangi risiko kerusakan gigi.

Untuk mengurangi risiko plak dan karang gigi, seseorang harus menghindari:

makanan bertepung atau manis yang dapat menempel pada gigi, seperti roti, keripik kentang, dan beberapa buah kering.

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Komentar

Anda harus masuk untuk mengirim komentar.

Related Articles
About Author

💚💚 GODBLESYOU ♥️♥️

Popular